Kamis, 11 Januari 2024

Upaya pencegahan abrasi di daerah pesisir

Upaya pencegahan abrasi di daerah pesisir, Mahasiswa KKN-T 45 Universitas Trunojoyo Madura ikut andil dalam penanaman Mangrove.


SUMENEP- Dalam Upaya pencegahan abrasi akibat terjadinya perubahan iklim serta memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang tergabung dalam Program KKN-T kelompok 45 Desa Tanjung Kecamatan Saronggi melakukan penanaman bibit mangrove di pesisir Dusun Panglema, Selasa (9/1/2024). Penanaman Mangrove diikuti oleh seluruh anggota KKN-T beserta Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Reng Paseser Kecamatan Saronggi.


Kegiatan yang dimulai pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini berjalan lancar, sebanyak 315 bibit mangrove ditanam dengan rincian 40 bibit jenis Rizophora Mucronata dan 275 bibit jenis Rhizophora Stylosa. 315 bibit Mangrove ini ditanam dengan berbagai macam teknik, ada yang melalui teknik konvensional, mangrove pancang, rumpun berjarak, dan teknik line transect


Antusiasme yang sangat luar biasa ditunjukan oleh mahasiswa KKN-T 45 UTM, membantu penanaman bibit Mangrove berjalan dengan lancar, mereka bahu-membahu untuk bekerja sama menanam dengan penuh suka cita, tak jarang dalam proses penanaman mereka bersenda gurau agar menambah keakraban. “Hal ini merupakan pengalaman baru bagi kami, mahasiswa KKN-T 45 dapat mengetahui manfaat dari adanya tumbuhan mangrove secara langsung dan dapat ikut andil dalam penanaman mangrove untuk pencegahan abrasi di daerah pesisir pantai Kundang Wetan” Ujar Febri selaku koordinator desa kelompok KKN-T45 UTM.


Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pantai dan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi mahasiswa KKN-T 45 UTM tentang pentingnya konservasi lingkungan dan dampak positif dari aksi kecil seperti penanaman pohon. Sekretaris Pokmaswas Reng Paseser, Fadel Abu Aufa merasa senang dengan adanya kegiatan ini, menanamkan jiwa peduli lingkungan kepada mahasiswa. Beliau juga berharap Mangrove yang ditanam bersama ini hidup sesuai harapan sehingga dapat bermanfaat secara ekologis dan ekonomis kelak.


Dengan kegiatan penanaman pohon mangrove ini, diharapkan akan muncul kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Semoga kegiatan ini menjadi contoh bagi kegiatan-kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat dan lembaga pendidikan lainnya. 





0 komentar:

Posting Komentar